Melanesia Anti Korupsi;Kejari Manokwari Segera Periksa Kepala Bagian Fasilitas Politik Dalam Negeri...

Melanesia Anti Korupsi;Kejari Manokwari Segera Periksa Kepala Bagian Fasilitas Politik Dalam Negeri Papua Barat

Ilustrasi

NUSANTARTIMES – Hasil audit penyidik Tipikor Kejaksaan Negeri Manokwari tetapkan satu tersangka dugaan tindak pidana korupsi anggaran sosialisasi Perdasi-Perdasus dan pembentukan panitia seleksi pemilihan anggota MRP PB periode 2017-2022 pada badan kesbangpol Papua Barat tahun anggaran 2016

Saat ini Kejaksaan Negeri Manokwari baru menetapkan Kepala sub bidang pendidikan budaya politik dan fasilitasi pemilu pada bidang politik dalam negeri kesbangpol Papua Barat sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi yang merugikan negara hingga 600 juta rupiah dari total pagu anggaran senilai 1,9 milyar rupiah

Dari hasil audit jaksa, penyidik menemukan adanya kerugian negara yang diduga di Mark Up sebesar 600 juta rupiah dari total anggaran senilai 1, 9 milyar “dari total anggaran senilai 1,9 milyar, penyidik menemukan adanya kerugian negara sebesar 600 juta rupiah.

Namun penetapan tersangka dalam kasus tersebut tidak membawa angin segar kepada Aktivis Anti Korupsi, mereka beralasan bahwa, belajar dari kasus – kasus sebelumnya di indonesia khususnya di wilayah melanesia,hanya satu orang yang di korbankan padahal, yang namanya pengelolaan anggaran itu pasti banyak orang terlibat, apalagi didinas atau kementerian pasti banyak yang terlibat. Ujar Kelrey, kepada wartawan, jumat, (01/06)

Kelrey megatakan bahwa,sangat tidak masuk akal, yang seharusnya di tetapkan sebagai tersangka dan dikejar oleh Kejaksaan Negeri Manokwari adalah kepala Bidang Fasilitas Politik Dalam Negeri Kesbangpol Papua Barat, bukan anak buahnya. Tutur Kelrey

Lebih lanjut, Kelrey menegaskan bahwa, melihat dari perjalanan kasus tersebut seakan – akan terjadi tebang pilih oleh pihak Kejaksaan Negeri Manokwari.Untuk itu pihaknya mendesak Kejaksaan Negeri Manokwari segera memanggil Kepala Bidang Politik Dalam Negeri,jika tidak,maka,pihak nya akan mendesak Kepala Kejaksaan Negeri Manokwari segera dicopot dari jabatanya.

Kelrey pun,berjanji akan mengawal kasus tersebut sampai dituntaskan oleh pihak Kejaksaan Negeri Manokwari,karena dirinya menduga masih ada oknum tertentu yang diduga kuat mendapat perlindungan pejabat di atasnya. (dum)