Ketua PB HMI Puji Infrastruktur Pemilu

Ketua PB HMI Puji Infrastruktur Pemilu

JAKARTA – Sebagai aktivis mahasiswa atau pemuda pentingnya mempunyai nalar kritis, fungsi mahasiswa atau pemuda adalah kritis, asalkan tetap menjaga Keamanan, Persatuan dan Kesatuan Umat. Pesan ini disampaikan Akbar Hanubun, (Ketua PB HMI Bidang Keumatan) pada acara diskusi yang di selenggarakan Komunitas Kajian dan Aksi Mahasiswa (KOKAM – Jakarta). Jumat (08/06) di Cikini Jakarta Pusat.

Akbar juga mengatakan bahwa, pergerakan mahasiswa saat ini sudah tidak seperti dahulu lagi, taring mahasiswa sudah tidak ada sejak tahun 2013 ke atas, padahal pergerakan mahasiswa itu penting dalam memperjuangkan hak – hak rakyat dan kepentingan nasional atau bangsa. Tukasnya

“Menjelang pemilu 2019 peran mahasiswa sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas kemanan Negara kesatuan republik indonesia (NKRI).”

Akbar pun menguji kebijakan kebijakan atau produk hukum terkait pemilu 2018 dan pilpres 2019. Untuk infrastruktur pemilu sudah sangat bagus, seperti penegakan hukum terpadu (gakurkum) KPU dan Bawaslu dan UU yang baru sangat bagus dan perannya sangat strategis. Katanya

Kembali kepada dinamika politik mahasiswa, Akbar mengatakan bahwa, dirinya dan khusus Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) pun saat ini, berfikir untuk bagaimana mengistimulus gerakan mahasiswa agar lebih peka terhadap kepentingan rakyat dan menyikapi momentum politik kedepan.Tentu hal ini untuk memberikan pelajaran kepada organisasi mahasiswa yang sifatnya independen seperti Cipayung, harus memiliki batasan – batasan dalam pergerakan politiknya.