Politisi PDIP Komitmen Lawan Isu Sara

Politisi PDIP Komitmen Lawan Isu Sara

NUSANTARATIMES – Isu sara ini kadang kita tidak sadar bahwa sebenarnya di satu sisi keniscaamyaan ondonesia punya negara yg verciri bhinneka yunggal ika, artinya secara fakta indonesia ini terdiri dr beragam suku agama ras dan golongan. Masalahnya di sini ada kutub yg memang secara tradisional ingin melakukan perjuangan membangun bangsa dengan agama tertentu.

Fakta bahwa ada beberapa agama di Indonesia, tapi kalau ini dikelola terus oleh parpol ini tentu berlawanan. Tdk boleh parpol dan ormas suarakan isu sara yg rentan terjadi gejolak2 di masyarakat. Kalau anda katakan itu hak saya, ya silahkan tetapi negara melarangnya. Ujar Effendi Simbolon, pada acara diskusi publik yang di gelar oleh Jaringan Muda Muslim Jayakarta (JMMJ) di uP2Yu Resto And Cafe, Senin, (09/07).

Saya sudah cukup lama berteman denan HTI, yg dikritisi HTI adalah cara pandang dan kebijakan pemerintah dan itu transparan. Saya mungkin tdk banyak temen – teman PDIP yg bisa cair linier dengan HTI. Saya juga sayangkan kenapa HTI malah dilarang sekarang. Tuturnya

Bbrp negara melarang rasisme. Kenapa dilarang karena ini sgt sensitif bagi bangsa. Silahkan partai berjuang tp jgn gunakan isu sara dalam meraup suara.

Konsekuensi sebagai warga bangsa harus tunduk. Bahwa politisadi sara itu gak boleh karena ada aturannya. Kalau itu boleh, ya negeri ini akan jadi hukum rimba. Tutur Effendi yang juga Politisi PDIP tersebut.

“Fakta kita berbeda dalam suku ras agama antar golongan.”

Isu sara ini tdk mungkin dubiarkan. Kalau dibiarkan akan jd karpet pecah belah bangsa kita. Lihat suriah, lihat beberapa negara libia dan sebagainya. Jangan pernah kita tolerir isu sara dan itulah yg kita lihat fase kita. Jangan coba – coba katakan sara di forum – forum yg bisa pengaruhi gerak gerik orang banyak.

Kalau katakan itu ditangkapin dan itu enggak, mari kita elaborasi lbh jauh. Dan polri di bawah kepemimpinan pak tito itu condong lebih baik, banyak tantangannya yg berat tp scr solusi jg lebih baik.

Kami jangan dikatakan kami lawan isu sara, 90% org PDIP itu Islam kok, siapapun termasuk PDIP dan Effendi Simbolon sekalipun. Semua kita pasti menjaga dan itu sangat sensitif dan dilarang. Tutupnya