Apa Kata Mereka Tentang Panel Barus

Apa Kata Mereka Tentang Panel Barus

NUSANTARATIMES – Apa Kata Mereka tentang Panel Barus :

Yenni Indah
“Menyebut Panel.. Yg terlintas dalam benakku adalah sesosok laki-laki yg pede, kritis terhadap situasi dan peduli terhadap orang lain. Aku berteman dengan dia sejak SD dan rumah kami berdekatan pada waktu itu. Gimana ga pede coba, dulu, sewaktu acara perpisahan SD, Panel yg prestasi sekolahnya biasa-biasa saja, dengan pedenya tampil melawak di panggung. Bersama beberapa teman kami saat itu, mereka mengangkat tema “Nyogok guru”, dan aku tau, tema itu adalah idenya dia. Zaman dulu… Anak usia 12 tahun kok ya ngerti-ngertinya dengan issue itu, dan pede berani luar biasa untuk mengangkat tema itu di depan guru dan kepala sekolah. Mungkin juga hadir saat itu pejabat Penilik Sekolah. Aku juga ga tau, apakah dia ga merasa takut akibat yang mungkin timbul dari lawakan itu.

Pede yang disertai sikap kritis dan peduli terhadap keadaan sudah dimiliki Panel sejak kecil. Bahkan, kondisi dia yang sekarang yang jauh lebih beruntung dibandingkan masa kecilnya, tidak membuatnya sombong. Dia sangat peduli dengan teman-temannya yang memang masih harus ditolong. Yang aku suka, dia menolong teman dengan prinsip “berikan kailnya, bukan ikannya”. Dia pun tidak sombong dengan kondisinya yang sekarang, walaupun jika dia mau, dia pantas untuk sombong. Setidaknya menurut saya.

Dedy J. Laisa
“Panel Barus. Sebuah nama yang mudah diucapkan dan dihapal, tapi sulit dilupakan. Betapa tidak, lelaki keturunan Batak satu ini cukup mewarnai kehidupan saya sejak masa kecil.

Kami bertemu pertama kali di kelas 5 SD, kala itu ia adalah murid pindahan. Seperti biasa, bila ada murid baru, saya sebagai salah satu ketua kelas berinisiatif mendekati dan membantunya beradaptasi. Begitu juga kala Panel, begitu panggilannya, masuk ke kelas kami.

Kami pun menjadi lumayan dekat karena ternyata ia tinggal tidak jauh dari rumah keluarga kami. Ini membuat saya berkesempatan beberapa kali bermain ke rumahnya dan cukup akrab dengan keluarganya.

Impresi awal saya mengenai kepribadiannya adalah bicara apa adanya, tegas, dan percaya diri. Namun, saya pandang ada juga sedikit sifat arogan dan keras di dalam kepribadiannya, sehingga terkadang agak menyebalkan dan membuat malas bermain lama-lama dengannya. Mungkin ini karakter khas yang sudah ia dapat “dari sananya”.

Kami bersekolah bersama sampai SMP. Meski kemudian hubungan kami mulai agak renggang karena tidak pernah sekelas lagi, saya masih dapat mengamati sosoknya dari kejauhan karena Panel adalah salah satu murid yang cukup terkenal di SMP kami. Selain karena prestasinya yang cukup baik di bidang olah raga, mungkin karena sifatnya yang khas tadi, cukup membedakan dengan murid lainnya.

Selepas SMP, hubungan kami mulai semakin menjauh karena tidak pernah bersama dalam satu lembaga pendidikan lagi. Kabarnya pun samar-samar saja saya dapat dan pertemuan menjadi satu hal yang langka bagi kami. Untung kedua keluarga kami terbilang memiliki hubungan yang cukup dekat, sehingga setiap kali kami bersua, kabar tentang Panel selalu menjadi pembicaraan hangat di antara kami.

Saya mulai dekat lagi dengan sosoknya setelah ia menjadi orang yang terbilang sukses, dengan usahanya yang cukup mapan dan pergaulannya yang amat luas, bahkan menyentuh pula kalangan elite.

Sikapnya masih sama dengan yang dulu, tegas dan apa adanya. Namun, sekarang sudah terlihat amat matang dengan berbagai pengalaman dan perjalanan hidupnya yang amat keras.

Kesuksesan Panel tidak membuat ia lupa dengan teman-teman kecilnya dulu. Bahkan, intensitas kami bertemu menjadi amat sering karena ia bukan termasuk orang yang sulit dihubungi dan diajak berkumpul.

Panel memiliki solidaritas yang cukup tinggi, tidak terhitung berapa kali ia memberikan dukungan pada acara alumni yang kami gelar. Banyak pula kawan lama yang dibantunya secara pribadi.

Panel pun senang sekali bercerita mengenai masa lalunya yang keras dan penuh perjuangan. Beberapa kisahnya memberikan pencerahan bagi kami dan cukup inspiratif karena kebanyakan dari kami tidak mengalami kesulitan serupa dengannya.

Niatnya kini mencalonkan diri menjadi anggota legislatif amat kami dukung, karena kami yakin akan kepribadiannya yang tangguh dan tahan banting. Sebagai sahabat lama, saya dan banyak kawan lain amat bersyukur bila ada di antara kami yang bisa tampil di publik, menyebarkan kebaikan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Semoga sukses, kawan kecilku.
Semoga tercapai apa yang engkau cita-citakan.”

Harianja Tamba:
“hhmmmm…Bicara tentang Panel Barus..sahabat kecil gw sejak SD sampai sekarang gak akan ada habisnya. Dari awal gw yakin bahwa anak ini kelak akan jadi orang yg sukses, karena gw tau persis karakter dan pemikiran anak ini yg super duper kritis… Bahkan gw sendiri aja sabagai sahabatnya gak berani utk adu argumen dengan dia, bukan karena gw takut kalah, tp pada akhirnya gw harus mengakui bahwa pemikiran dia lebih comprehensive dibanding gw. Mungkin karena pengalaman dan jam terbang ikut berbagai organisasi membentuk dia menjadi seperti itu…. Kalo Panel sudah punya kemauan, kemauannya akan di perjuangkannya sampe dapat..

Masih jernih di ingatan gw, pernah ketika kami ingin tampill ngelawak di acara perpisahan SD, pada saat itu dia sampai datang menjemput gw ke rumah spy kami bisa tampil di acara tersebut. Gw ga tau, ternyata ada perubahan jadwal tampil, sementara saat itu gw masih asyik leyeh-leyeh di rumah. Panel bela-belain jemput gw dengan jalan kaki, padahal jarak sekolah dan rumah gw saat itu bisa dibilang ga deket2 banget.

Panel yang selalu berjuang atas apa yang dia cita-citakan dan menularkan semangat ke teman2nya 👍”

Tatok Setyawan:
“mmmmmhhhh…….Panel Barus.
sebuah nama yang mungkin asing bagi mereka yang mendengarnya, dalam benak mereka yang tidak mengenal sosok nya pasti berpikir, Panel Barus adalah seorang anak Batak yang slengean dan urakan.

Tapi….bagi saya yang mengenal beliau dari SD hingga SMP. Seorang panel adalah tipikal orang yang sangat peduli dengan lingkungan sekitar, baik dengan yang lebih dewasa maupun yang lebih muda usianya. Saat itu memang tidak terlalu dekat dan masa-masa itu adalah masa pencarian jati diri dan pubertas. Panel pada masa SMP adalah pribadi yang kuat dalam bersosialisasi, inisiatif dalam pergaulan, leader dalam kelompok, pokoknya dia adalah orang yang paling menonjol dalam komunitas.

Selepas SMP saya memang loss contact dengan Panel, dan bertemu kembali saat diadakannya Reuni SD. Reuni ini diadakan yang kedua kalinya setelah kita gak ketemuan sekitar puluhan tahun tidak bertemu. Respect saya buat Panel, ternyata atas inisiatif dia reuni SD ini terjadi, karena kepedulian dan rasa kangen dia reuni SD ini bisa dilaksanakan.

Sikap low profile dan peduli dengan sesama yang ada di diri Panel telah mempersatukan temen temen SD.

Panel Barus…..Caleg Partai NASDEM
Gw pribadi saat denger Panel mau nyaleg, bingung.

Semoga bisa amanah dan bener bener menyerap aspirasi dari bawah.
gw pribadi sangat mendukung dan pasti akan support habis habisan.

SEMANGAT DAN SUKSES TERUS PANEL BARUS………….”

Ade Juana Satar:
“Panel Barus yah nama yang sangat tidak asing bagi kami.

Sosok yang sangat sederhana supel dan bersahaja inilah yang mampu menjadikan seorang Panel Barus ditakdirkan menjadi seorang pengemban amanah masyarakat.

Walau pun kami dulu pernah sama – sama menimba ilmu di satu sekolah saat SD. Beliau begitu dekat dengan orang lain terlebih lagi beliau sangat peduli sekali dengan masyarakat menengah ke bawah.

Harapan kami mudah-mudahan Panel Barus dapat mengemban amanah ini dengan baik, mendapat keridhoan dari Allah SWT, atas kerja keras yang selama beliau lakukan.”

Vitri Garvita:
“Panel Barus… Memori mengulang kembali ke masa SD dan SMP…

Dulu, waktu masih SD, sempat jengkel sama yang namanya Panel Barus, soalnya orangnya iseng dan jail banget, tapi diluar itu, anaknya juga baik, asik diajak main, dan dia suka ngelindungin n jagain anak perempuan.

Entah dia ingat atau ga… Pas sekolah ngadain Study Tour, disitu aq bisa menilai kalau dia itu ngejagain sama ngelindungin temen-temen perempuannya.

Pertama kali dengar dia terus ke dunia politik, pesan aq semoga dia bisa amanah dalam menjalankan tugasnya. Insyaa Allah, dia bisa amanah dan menjadi orang yang lebih baik lagi.

Semangat dan sukses ya bro Panel Barus… Semoga selalu dalam lindungan Allah Azza Wa Jalla dalam mengemban tugas ini.”

Dodi Sukma
“Panel Barus adalah teman masa SD. Di SMP pun kita di sekolah yg sama, walau tidak pernah sekelas, tapi komunikasi selalu terjadi karena sering pulang barengan karena rumah kita searah…Bagi saya Panel Barus pribadi yg baik, pekerja keras dan bertanggung jawab. Semoga di dunia politik yg dia geluti sekarang, kepribadian Panel Barus masih tetap seperti yg dulu, yang saya kenal…Dan sebagai teman, saya mendoakan Panel Barus di lancarkan dalam pencalonannya dan bisa mengemban amanah. Tetap semangad dan sukses terus untuk Panel Barus.”

Centhya Riyanti
“Panel adalah tmn sepermainan dimasa-masa sekolah SD dan SMP. Terkadang bikin kesel, menyebalkan, dan jahil. Tp dia jg bisa jd teman yg menyenangkan. Ga pernah kepikiran kalo dia akan maju menjadi calon wakil rakyat. Harapan utk dia smoga dia bs menjadi orang yg amanah dan slalu bs membawa kebaikan buat smua. Sukses ya Nel. Pokoqnya doa dan support buat Panel. Bravo Panel !!!”

Ely
“Panel barus” jika berbicara tentang nama ini, pastinya sy pribadi dan tmn2 sekelilingnya tidak asing lagi.

Pemilik nama ini mempunyai pribadi dan jiwa kepemimpinan yg kuat sejak kecil, hobby nya berorganisasi tdk diragukan lagi sejak zaman sekolah.

Hal2 yg menurutnya tdk sesuai di masyarakat tentu akan menjadi bahan kritikannya.

Sosoknya yg jujur, low profile dan bersahaja tentu menurut sy menjadi nilai plus utknya maju menjadi seorang yg memang pantas diberikan Amanah.

Harapan sy semoga kelak dibawah kepemimpinan beliau jkt timur akan menjadi lebih baik dalam segala hal dan tentunya itu semua ditujukan untuk masyarakat yang sangat membutuhkan jiwa pemimpin yang jujur dan tulus dalam melayani mereka.

“SEMANGAT DAN SUKSES PANEL BARUS, UNTUK PERUBAHAN YANG LEBIH BAIK”

Momey
“Panel Barus ???

Walah… mendengar kata Barus teringat banyak sekali nostalgia dengan keluarga yang ber Fam ‘Barus’ ini .. Karena salah satu familinya berada di area lingkungan rumah yang berdekatan dgn gw, and terkadang kerap kali melihat dia bredar untuk sekedar main main ke familinya itu.

Dan sepertinya tidak cukup se alinea untuk berkata kata menjelaskan profile seorang Panel Barus.

Memory gw di jaman kanak kanak tidaklah terlalu banyak yg bs di ingat karena sdh termakan usia. ( sorry ya nel.. love u brader ! )

Yang pasti, Typical anak lelaki kecil yang pada umumnya dimasa itu, masi sangat culun dan cungkring ( everybody does.. termasuk gw anak perempuan.. hahahaha ), tapi Panel itu gesit dalam langkah dan melakukan permainan sekaligus ramah dan cepat akrab, sempat agak licik dan curang sih… waktu bermain bete 7 atau kelereng jaman itu, ketika dia lagi main kerumah saudaranya, dan gabung main bersama kami anak rumahan… ini sempat bikin sebel dan gondok.. sumpah sebel banget..

( detailnya lupa, maklum low memory usia 10 tahunan )

Dunia anak,
Kami Berkawan di satu Sekolah Dasar yang sama saat usia 10 tahunan itu, karena dia itu adalah anak pindahan.
Kami terus bersama belajar seangkatan hingga duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama yang sama.

Kali ini tidak banyak yg bisa dishare karena kami banyak kawan saat SMP. Kita berbaur ( pencarian jati diri dimulai… )

Hanya ingat sedikit tentang dia waktu SMP ( Sori ya nel.. Lo bukan target gw kala itu.. hahahha… ) sekilas tau dia sering berada di kumpulan anak2 bandel yang suka nongkrong, entah di musholla, di kantin.. atau di warung after bubar sekolah.. nge grub2 lah.. bahasa jaman sekarang.. sampai akhirnya kls 3, dia dimasukan dalam 1 kelas, yang gw menganggap itu kelas anak2 nakal dan pintar ( kontras sekali bukan.. ?? ) yang mana wali kelasnya adalah wakil kepala sekolah itu sendiri.. hahhahaha..
( lucu kalo ingat jaman ini, jaman masi kliatan dengkul dan bau matahari… hmmm…)

Back to Panel…
Yang paling lekat di ingatan gw, Panel itu kl lg bicara cepat banget intonasinya, mungkin itu cerminan diri dia jg kali ya.. bahwa dia typical orang yg gesit, gerak cepat.. cak cek cak cek.. dalam bersikap dan cekatan

Lepas Sekolah Menengah Atas lost contact, sampai suatu hari gw mencoba arrange untuk sebuah reuni sekolah Dasar dan berhasil komunikasi dengan dia salah satunya…
( alhamdulillah, upaya keras membuahkan hasil.. )

Dan wow !!
Amazing..
Dia sudah menjadi seorang pengusaha. ( Takjub gw.. sumpah.. disaat kebanyakan kawan2 seangkatan terikat dengan instansi, dia sdh mandiri )

Dari sejak itulah hubungan silahturahmi kami erat terjalin dengan kawan kawan lama yang lainnya juga dan makin erat. ( sampai sekarang gw komen ini kita sdh spt keluarga semua.. dekat skali dengan dia )

Dia itu ternyata figur seorang kawan yang luar biasa baiknya, helpfull, ramai, asik , fun, seru buat diajak diskusi, cerdas, tidak pelit ilmu, meski kadang gaya Bossy nya nongol kalau lg jalan.. ( bole yaa negatibnya.. masa positib nya aja bro.. hahaha )

Satu yg pernah bikin gw surprise ngakak, waktu kita sering telponan cerita ttg masalah percintaan, dia menyukai kawan gw.. ( bwuahhahahahha… sori ya nel, mau di edit bole kok kalo ini )

Kebayang lah..
Seru dan asiknya diskusi sama dia dalam segala bidang.

Panel itu sekarang profile seseorang yang sangat Humble, Helpfull, Cekatan, Cerdas dan Intelek penuh Tanggung jawab dan Family Man ( Idola kaum wanita nih.. jangan GR ya nel ! hihi… )

Semoga tetap memiliki pribadi seperti itu yang akan menjadi panutan kita semua..

Aamiin Ya Rabhal allaamiin
Insya Allah..

Sukses terus dan tetap Amanah ya brader !!

Cheers !!”

Halimatus Sa’adah
“Panel Barus adalah teman sejak SD – SMP dan sering bermain bersama di sekolah.
Saya ingat sewaktu SD sebagai anak pindahan Panel cepat berbaur dan akrab dengan teman lainnya.

Sewaktu di bangku kuliah Panel kuliah di luar kota. Tapi sesekali ketika libur dia mampir ke rumah sepulang dari rmh teman yang lain. Saya si tau ke rmh saya itu mampir setelah ke rumah cewe yang deket rumah saya mgk sedang pdkt ke cewe itu

Setiap ke rumah dia selalu berbagi mengenai aspirasi politiknya, siapa tokoh yang dia suka, pendapatnya mengenai kapitalis, sosialis, diskusi tokoh filsafat dll.

Jadi dari dulu pun sy sudah paham ketertarikan dan kedekatan Panel di Politik.

Tak jarang dia menceritakan temannya yang sudah terjun ke dunia politik. kadang saya heran apa yang menahan dia untuk turun ke dunia politik.

Jadi ketika saat ini dia mau mulai serius berkontribusi utk masyarakat saya tidak heran, justru berpikir kenapa baru sekarang.

Sebagai teman dia orang yang perhatian, yang mau meluangkan waktu untuk mendatangi teman2nya bersilahturahmi. Dan ringan tangan utk membantu temannya, tmsk saya. Panel membantu sy sewaktu sy mempersiapkan pernikahan saya.

saya percaya pada saat akhirnya Panel turun ke bidang yang sangat diminati dan dikuasainya, tentu dia sudah tau apa yang diperjuangkannya.

Semoga Allah membantu Panel, meluruskan niat Panel di kancah politik. Semoga amanah, bersih dan berjuang demi kemajuan masyarakat dan Indonesia.