JMMJ Siapkan Aksi Tutup Tempat Hiburan Demi Sukseskan Asian Games

JMMJ Siapkan Aksi Tutup Tempat Hiburan Demi Sukseskan Asian Games

NUSANTARATIMES – Jaringan Muda Muslim Jayakarta (JMMJ) mengajak seluruh warga untuk turut serta membantu pemerintah dalam menyukseskan perhelatan Asian Games yang belum tentu akan didapatkan lagi pada tahun-tahun mendatang.

“Suksesnya Asian Games menyangkut nama baik bangsa dan negara Indonesia dimata dunia Internasional. Mari sukseskan dan ikut berkontribusi,” tegas Ketua Umum JMMJ Ahmad L, Rabu (8/8/2018).

Menurut dia, perhelatan Asian Games ini adalah hajatan rakyat Indonesia, maka itu semua pihak harus mendukung suksesnya pelaksanaan olahraga terbesar di Asia ini.

“Benar kata Kapolri, kalau ada yang tidak mendukung Asian Games adalah pengkhianat bangsa,” bebernya.

Kendati demikian, Ahmad mengatakan ada hal yang luput dari sorotan publik yakni masih belum adanya bisnis maksiat yang masih beroperasi.

“Kami sangat sepakat sekali untuk mendukung sukseskan Asian Games 2018, tapi jangan lupakan ladang-ladang maksiat khususnya di Jakarta yang masih saja beroperasi,” tuturnya.

Oleh karenanya, Ahmad menegaskan pihaknya berencana akan menggelar aksi unjuk rasa untuk menyerukan kepada publik tanah air sukseskan Asian Games 2018 dengan menutup tempat-tempat maksiat di Jakarta.

“Kami yakin tempat maksiat di Jakarta masih beroperasi. Jumat kita akan turun ke jalan minta Anies tegas jangan retorika lagi untuk tutup semua tempat maksiat hiburan malam,” kata dia.

“Berikan citra terbaik untuk Indonesia selaku tuan rumah di event Asian Games kali ini. Kami berusaha menjaganya, janganlah oknum-oknum ikut menodainya,” ujarnya lagi.

Ahmad juga mengingatkan kepada para perempuan Indonesia untuk berhati-hati berhubungan dengan turis asing yakni tamu negara. Hal ini demi mencegah para perempuan di Indonesia bisa menjadi ibu tunggal bagi anak-anak dengan ras campuran.

“Inilah kekhawatiran kita. Tak jarang hubungan mereka berakhir dengan perceraian, belum lagi membawa masalah penyakit. Bisa contoh Rusia, mereka berusaha menjaga nama baik tuan rumah Piala Dunia dengan menutup semua tempat hiburan malam,” pungkasnya.