Kasus Penyerangan Tokoh Agama, Wiranto Terlibat?

Kasus Penyerangan Tokoh Agama, Wiranto Terlibat?

Nusantaratimes.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) V Indonesia, Bung Rey mengatakan bahwa pihaknya sangat prihatin dengan fenomena penyerangan tokoh agama oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab.

Ia menilai maraknya aksi penyerangan tersebut seperti tak bisa dihentikan dan diantisipasi. Bahkan situasi tersebut bak negara tak memiliki lembaga intelijen yang mampu menyikapi persoalan sosial semacam itu.

“Negara seakan-akan tidak punya aparat keamanan BIN, BAIS, Polisi, Tentara dan petugas lainnya,” kata Bung Rey dalam keterangan presnya, Sabtu (17/2/2018).

Apalagi lembaga-lembaga intelijen dan keamanan di Indonesia tersebut juga dibekali anggaran dan infrastruktur yang besar, namun faktanya kasus semacam itu seperti tak tersentuh sama sekali oleh mereka.

“Anggaran negara sampai milyaran hingga triliunan Rupiah sudah disahkan untuk bidang politik, hukum dan keamanan,” ujarnya.

Namun demikian, Bung Rey mengatakan jika pihaknya tidak serta merta menyalahkan lembaga intelijen dan keamanan negara itu. Ia justru menduga memang ada skenario yang sedang dijalankan oleh lembaga induk yang menaungi mereka, yakni Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam) yang saat ini dikendalikan oleh Wiranto.

“Kami menduga kuat bahwa yang bertanggung jawab atas persoalan situasi seperti ini adalah Wiranto yang yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (MENKOPOLHUKAM). Wiranto harus bertanggung jawab dan bergerak,” tegasnya.

Sebagai Menteri yang membidangi persoalan politik, hukum dan keamanan, Wiranto tampak tenang-tenang saja dan sepertai abai. Inilah yang menaruh kecurigaan besar bahwa ada kesengajaan pembiaran yang dilakukan oleh mantan Panglima TNI era Soeharto ini.

“sampai saat ini beliau diam dan seakan-akan ada pembiaran. Lucu sekali, anggaran sudah digunakan tapi kinerja tidak ada, rakyat sudah jadi korban,” tuturnya.

Untuk itulah, Bung Rey meminta dengan tegas Wiranto untuk bersuara dan bersikap terkait dengan maraknya peristiwa tersebut. Pun jika tidak, maka bisa dipastikan pensiunan jenderal TNI itu ikut andil dalam kekacauan yang terjadi saat ini.

“Sekali lagi Wiranto yang bertanggung jawab atas persoalan ini. TITIK dan Presiden Jokowi harus segera evaluasi program kerja Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan atau Wiranto harus dipecat,” tegasnya. (red)