Garda Nawacita Desak Wiranto Buka Data Kasus Banyuwangi

Garda Nawacita Desak Wiranto Buka Data Kasus Banyuwangi

NUSANTARA TIMES  Bermainlah di tempat yang terang benderang agar tidak bertabrakan satu sama lain, jangan gelap  gelapan karena itu hanya kuntilanak dan setan.

Ketua Komite Nasional Garda Nawacita Abdullah Kelrey meminta kepada Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Wiranto SH) untuk tidak menyusahkan Presiden Jokowi.

Dengan maraknya isu teroris, orang gila atau apalah itu namanya yang melakukan penyerangan terhadap ulama dan pendeta akhir – akhir ini adalah tanggung jawab Wiranto. Ujar BUNG REY, (Ketua Komite Nasional Garda Nawacita, Minggu,(25/02).

Kondisi demikian tidak berbeda jauh dengan kondisi pada tahun 1998/99 di banyuwangi dan saat itu wiranto menjabat sebagai Panglima TNI.

Saya yakin bahwa Pak Wiranto punya data soal kasus banyuwagi, jika penyerangan terhadap ulama dan pendeta itu adalah teroris maka besar kemungkinan mereka adalah jaringan lama yang ada di indonesia. Ujarnya lagi

Mungkin yang terjadi sekarang adalah jaringan pembuat onar dulu di banyuwangi, maka saya mendesak wiranto segera buka data kasus banyuwangi dulu, ini semua harus di buka agar negara bisa tahu dan mengantisipasi sedini mungkin. Himbau Rey

Ingat jaringan yang tua boleh mati tapi kader nya pasti ada, itu pasti dan saya pastikan itu masih ada, jadi pak wiranto wajib buka datanya dan segera. Tegasnya

Kalau ini tidak di buka dan makin kencang isu nya di tahun politik ini, semua orang akan tuduh Presiden, yang susah kan Pak Presiden, untuk itu sebagai pembantu nya presiden harus bantu jangan buat susah. Pintanya

Bagaimana cara bantu nya ya salah satunya adalah buka data itu dan sampaikan ke publik agar publik hati – hati dengan jaringan tersebut dan negara pun aman rakyat tidak saling menuduh. Tutup rey.