Kapan Negara Hadir Tuntaskan Keterlibatan Ibas

Kapan Negara Hadir Tuntaskan Keterlibatan Ibas

Pikiran Rakyat – Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) adalah kejahatan terhadap negara dan bangsa.

Setibanya di Gedung KPK, Nazaruddin kembali menyebut nama Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.

“Ini mau dibuka soal Mas Ibas terima proyek di mana saja.”

Terdakwa perkara dugaan penerimaan hadiah atau janji dalam proses perencanaan Hambalang atau proyek-proyek lainnya dan pencucian uang Anas Urbaningrum menyeret nama Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas dalam nota pembelaan atau pledoi pribadinya. Nama Ibas disebut terkait dengan pelaksanaan Kongres PD di Bandung tahun 2010.

Dalam sidang e-KTP pada Senin, 5 Februari 2018, Setnov sempat membuka buku catatan yang tertulis nama Nazaruddin dan Ibas. Namun, setelah awak media melihat, mantan Ketua Umum Partai Golkar langsung menutupnya.

Saat kembali didesak soal peran Ibas, Setya Novanto tak mau menjelaskan lebih jauh. “Tanya sama Pak Nazaruddin dong,” kata dia.

Sederet nama besar di atas yang saat ini masuk di dekapan penegak hukum, mereka kini mendiami penjara. Mereka sudah jelas orang yang punya kuasa dan pasti mengetahui aliran dana gelap yang mereka kelolah dan terima.

Nama Ibas Baskoro Y di sebut namun sampai saat ini negara belum hadir dalam mendalami dan mengusut nama Adik Agus Harimurti Y itu.

Lalu pertanyaan nya kapan negara hadir untuk menuntaskan nya, akan tetapi saya menghimbau kepada kawan – kawan aktivis untuk aegera hadir di hadapan negara mendesak negara agar segera hadir tuntaskan keterlibatan Ibas.

Penulis : Abdullah kelrey (Ketua Komite Nasional Garda Nawacita)