Sri Mulyani Bilang Maluku Masih Masuk Provinsi Termiskin di Indonesia?

Sri Mulyani Bilang Maluku Masih Masuk Provinsi Termiskin di Indonesia?

Sri Mulyani (Menteri Keuangan)

NUSANTARATIMES – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa di Provinsi Maluku banyak terdapat perusahaan dan atau eksportir yang melakukan usahanya di sini namun berkantor pusatnya di daerah lain sehingga pembayaran pajak dan catatan ekspornya terekam di daerah kantor pusat berada.

“Oleh karena itu saya sudah minta supaya kita membantu mengembangkan perusahaan-perusahaan yang basisnya di sini. Dan itu harus dilakukan oleh semuanya. Pemerintah bisa memberikan (bantuan) termasuk saya minta dan mendorong Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) tapi memang perlu ada pelaku-pelaku lokal yang memiliki potensi untuk menjalankan dan mengembangkan ekonomi dari sini,” harap Menkeu saat memberikan Kuliah Umum di Universitas Pattimura, Ambon pada Rabu (07/03).

Pada paparannya, Menkeu menjelaskan bahwa walaupun pertumbuhan ekonomi
Provinsi Maluku cukup stabil, namun juga masih menjadi salah satu provinsi termiskin di Indonesia. Menurutnya, sektor perekonomian yang sesuai untuk Maluku adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan.

“Sektor pertanian, kehutanan dan khususnya perikanan adalah sektor yang luar biasa potensial dan sumber pertumbuhan di Provinsi Maluku,” jelas Menkeu.

Selain itu, Menkeu mengajak para mahasiswa dan universitas untuk terjun ke desa dalam rangka memantau serta membantu aparat desa dalam memaksimalkan penggunaan Dana Desa.

“Tentu saya akan mengharapkan tahun depan 2019 pada saat dana desa akan naik lagi tahun ini 60 triliun tahun depan kemungkinan akan mencapai 75 triliun naik hampir 30%. Artinya setiap desa di Maluku akan dapat lebih tinggi lagi. Pertanyaannya apakah mereka akan mampu untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat desa itu tergantung dari kapasitas para pengurus desanya dan tentu bantuan dari para mahasiswa atau universitas menjadi sangat penting,” pesan Menkeu.

Ia juga memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar menjadi manusia yang banyak manfaatnya bagi keluarga, negara dan seluruh umat manusia.

“Anda punya kesempatan tapi jika anda memiliki banyak cobaan, jalankan hidup ini dengan percaya diri, terus mengasah kepribadian karakter Anda, terus mengasah nilai-nilai anda. Cari nilai yang membuat anda menjadi manusia yang lebih paripurna. Manusia yang nanti suatu saat tidak hanya orang tua Anda yang bangga, tapi seluruh teman, bangsa dan umat manusia bangga melihat Anda. Selamat berjuang!,” tutupnya.